Negara Britania Raya (re:Inggris) merupakan negara di Eropa yang memiliki kisah historik sangat menarik. Britania Raya memiliki bentuk negara kerajaan dengan sistem pemerintahan parlementer. Artinya, Inggris dipimpin oleh seorang raja/ratu yang dibantu oleh perdana menteri dalam pengambilan kebijakan. Sejujurnya, penulis sendiri sangat menyukai negara Inggris. Salah satu hal yang membuat penulis menyukai negara ini adalah legendanya yang terkenal: Raja Arthur dan Merlin Sang Penyihir. Konon, di Negara Inggris (Kerajaan Camelot) hiduplah seorang raja hebat bernama Arthur Pendragon yang selama ia menjabat dibantu oleh penyihir sakti bernama Merlin. Legenda ini sering diangkat ke dalam layar lebar dan serial televisi. Namun, visualisasi dari legenda tersebut yang paling disukai oleh penulis adalah The Adventures of Merlin yang ditayangkan oleh BBC UK sejak 2008-2012. Season 1 serial ini pernah ditayangkan di Indonesia pada tahun 2009 tetapi mendapat respons yang kurang baik. Padahal, di Inggris dan Amerika Serikat serial ini memiliki rating yang sangat tinggi.

Merlin TV Series

(dari kiri: Guinevere, Morgana, Gaius, Merlin, Arthur, Uther)

Merlin tayang selama tiga belas episode setiap satu musim (satu musim ditayangkan tiap tahun). Beberapa aktor yang terlibat dalam serial ini adalah Colin Morgan (Merlin), Bradley James (King/Prince Arthur), Katie Mcgrath (Morgana), Angel Coulby (Guinevere), Gaius (Richard Wilson), Anthony Head (King Uther) dan John Hurt (pengisi suara Lord Dragon). Latar tempat dari serial ini sangatlah mendukung penggambaran kerajaan Camelot.

Season 1: serial ini dimulai dengan menceritakan betapa bencinya Uther terhadap praktek sihir di kerajaan Camelot. Merlin, seorang pemuda dengan kemampuan sihir, datang menemui Gaius, seorang dokter kerajaan, atas perintah ibunya. Merlin diangkat menjadi pelayan pribadi Pangeran Arthur karena berhasil menyelamatkan nyawanya saat hendak dibunuh oleh seorang penyihir yang menyelinap ke istana. Dalam season 1 ini, digambarkan bahwa Raja Arthur sangat menyangi Arthur dan anak angkatnya, Lady Morgana. Lady Morgana sendiri sering menentang Raja Arthur karena menganggap kebijakan yang ia buat sangat tidak manusiawi dan mencerminkan seorang raja yang baik. Contohnya, ia menyelamatkan seorang druid (orang yang memiliki kemampuan sihir) dari hukuman mati Uther. Ia memiliki pelayan pribadi bernama Guinevere (kelak menjadi Ratu Camelot). Lady Morgana tumbuh dewasa bersama Arthur. Sebagai seorang pangeran sekaligus pemimpin kesatria Camelot, Arthur memliki keahlian berperang yang sangat baik tetapi belum memiliki mental seorang raja. Arthur bersikap kasar dan ceroboh. Akan tetapi, lambat laun ia mulai berubah sejak ia mulai berteman dengan Merlin. Merlin selalu membantu Arthur dengan kekuatan sihirnya tanpa sepengetahuan orang (kecuali Gaius). Merlin sering meminta nasihat dari Lord Dragon yang ditawan oleh Uther sebagai lambang kekuasaannya di bawah tanah istana Camelot. Season ini masih menceritakan permasalahan-permasalahan yang terjadi di dalam kerajaan Camelot.

Season 2: Kali ini, cinta terlarang antara Arthur dan Guinevere mulai terlihat. Arthur tidak segan-segan menunjukkan cintanya terhadap Guinevere. Namun, Guinevere sendiri mendapati dirinya menyukai seorang pemuda tampan yang ahli pedang bernama Lancelot. Lady Morgana kerap kali bermimpi hal-hal yang tidak lazim dan mulai menyadari bahwa ia memiliki sihir. Hal tersebut ia rahasiakan dari semua orang kecuali Merlin dan Gaius. Di season ini pulalah muncul seorang kesatria wanita bernama Morgause yang merupakan kaka dari Lady Morgana sendiri. Selama ini, Morgause dikira telah meninggal tetapi ternyata dahulu ia diselamatkan oleh Gaius saat ia masih kecil. Uther mulai takut kesetiaan Morgana akan hilang apabila ia mengetahui kalau Morgause adalah saudara kandungnya. Permasalahan yang timbul di Camelot makin kompleks. Morgause pulalah yang mengungkap fakta bahwa Arthur dilahirkan dengan sihir karena ibunya yang mandul dan ibunya harus mengorbankan nyawanya demi membayar kelahiran Arthur. Camelot diserang oleh makhluk-makhluk gaib yang membunuh setiap penduduknya. Merlin meminta nasehat kepada Lord Dragon untuk mengatasinya dengan imbalan memenuhi janjinya untuk membebaskannya. Morgana yang diketahui menjadi sumber segala kejadian aneh tidurnya orang-orang di Camelot diracun oleh Merlin hingga sekarat. Namun, orang yang memantrai Morgana sebenarnya adalah Morgause. Morgause pergi bersama Morgana dari Camelot. Di episode terakhir, Lord Dragon mengamuk di Camelot. Merlin dan Arthur pergi mencari pawang naga hebat bernama Balinor yang ternyata adalah ayah kandung Merlin sendiri. Sayangnya, Balinor tewas saat perjalanan ke Camelot dan kemampuan menjinakkan naga yang ia miliki diwariskan ke Merlin. Merlin berhasil menjinakkan Lord Dragon yang diketahui namanya adalah Kilgara.

Season 3: Petualangan Merlin berlanjut dengan pencarian Morgana yang menghilang selama satu tahun. Morgana akhirnya ditemukan dan berhasil pulang ke Camelot. Akan tetapi, Merlin melihat bahwa Morgana telah berubah. Morgana menjadi jahat dan berniat menggulingkan Uther bersama Morgause. Niatnya makin besar saat ia mengetahui kalau sebenarnya Morgana adalah anak kandung Uther Pendragon sendiri. Selama ini, semua orang mengira bahwa Morgana merupakan anak dari teman Uther yang tewas di medan perang karena melindungi Uther. Ilmu sihir Morgana pun makin menguat. Ia mulai bisa menggunakan kekuatannya sedikit demi sedikit. Uther yang telah dibutakan oleh kecintaannya terhadap Morgana tidak menyadari bahwa Morgana menyerang Camelot secara perlahan. Kisah cinta Arthur dan Guinevere pun tetap berlanjut. Seringkali Arthur memberikan bunga kepada Guinevere dan menyatakan kalau ia menginginkan Guinevere menjadi ratunya kelak. Arthur pun tumbuh makin dewasa. Ia belajar menghargai pendapat setiap orang dan sangat mencintai rakyatnya. Di season ini pula Merlin bertemu dengan Freya dan jatuh cinta kepadanya. Sayangnya, Freya ternyata telah dikutuk agar berubah wujud menajdi makhluk pembunuh di malam hari. Freya tewas dibunuh kesatria Camelot. Akhir season 3 ditutup dengan penyerangan besar-besaran yang dilakukan oleh Morgana dan Morgause. Mereka menggunakan cawan kehidupan untuk membuat prajurit mereka hidup abadi. Arthur dan Merlin yang melarikan diri mengumpulkan orang-orang yang mereka anggap dapat menjadi kesatria: Percival, Gwaine, Elyan (adik Guinevere) dan Lancelot. Mereka menyusup ke istana untuk menyelamatkan Uther. Merlin dan Gaius berhasil menghilangkan kekuatan cawan kehidupan sehingga seluruh kesatria Morgana dan Morgause tewas. Morgana kabur dari Camelot bersama Morgause yang sekarat.

Season 4: Uther mengalami depresi karena ia dikhianati oleh putrinya sendiri, Morgana. Ia hanya duduk termenung memikirkan hal-hal yang ia telah lalui bersama Morgana. Arthur mulai mengambil alih kerajaan. Masalah pertama yang dihadapi Camelot di season ini adalah munculnya makhluk aneh yang membuat warga Camelot membatu. Di season ini muncul paman Arthur yang bernama Agravaine yang sebenarnya berkhianat dan bersekutu dengan Morgana. Ternyata, makhluk tersebut ialah makhluk sihir yang dimunculkan oleh Morgana dengan mengorbankan nyawa Morgause sendiri. Pengorbanan nyawa Lancelot mengakhiri kutukan tersebut. Guinevere merasa menyesal karena merasa dirinyalah yang membuat Lancelot mengorbankan nyawanya demi Camelot. Di episode ketiga season ini, Uther tewas karena dibunuh Odin. Uther yang sekarat berusaha disembuhkan oleh Arthur dan Merlin dengan sihir tetapi sihir tersebut membuat Uther tewas karena ulah Morgana. Arthur diangkat menjadi raja dan mulai memerintah Camelot. Tanpa ia sadari, Arthur telah banyak berubah menjadi sosok pemimpin yang sangat dermawan. Namun, ia tetap membenci sihir karena merasa kedua orang tuanya tewas karena sihir. Nasihat-nasihat yang diberikan Agravaine kerap kali membimbing Arthur menuju bahaya. Merlin dan Gaius-lah yang menyadari bahwa Agravaine adalah pengkhianat dan bersekutu dengan Morgana. Cinta Arthur terhadap Guinevere juga diuji saat Morgana menghidupkan kembali Lancelot untuk membatalkan pernikahan Guinevere dan Arthur. Arthur menyadari bahwa cinta sejatinya adalah Guinevere saat ia membatalkan rencana pernikahannya dengan Putri Mithian. Morgana yang beraliansi dengan tentara bayaran menyerang Camelot atas bantuan Agravaine yang berhasil memberikan peta jalur penyerangan Camelot. Merlin membawa Arthur kabur dari istana dan menceritakan legenda mengenai pedang yang tertancap di batu. Pedang itu sendiri merupakan pedang buatan ayah Guinevere yang meruapakan seorang pandai besi terhebat Camelot dan ditempa dengan nafas naga. Pedang tersebut akan membunuh setiap orang yang tertusuk olehnya (disebut pedang Excalibur yang muncul pada season 2 dan sebenarnya ditempa dengan nafas naga oleh Merlin). Arthur kembali ke istana dan berhasil merebut kembali takhta kerajaan karena ilmu sihir Morgana yang hilang (akibat dimantrai Merlin). Morgana yang sekarat lari dari Camelot dan diselamatkan oleh Aithusa (naga putih yang ditetaskan Merlin di Season 3). Season ini juga diakhir dengan pernikahan Arthur dan Guinevere yang otomatis membuat Guinevere dinobatkan sebagai Ratu Camelot.

Season 5: Selama tiga tahun terakhir, Camelot hidup dengan damai di bawah pimpinan Raja Arthur dan Ratu Guinevere. Namun, Merlin mendengar ramalan bahwa Arthur akan tewas di tangan seorangΒ druid yang diselamtkannya sendiri saat ia masih kecil, Mordred. Merlin merasa menyesal karena ia mengabaikan nasehat Killghara untuk membiarkan Uther mengeksekusi Mordred. Mordred sendiri diangakat oleh Arthur menjadi kesatria muda Camelot karena berhasil menyelamatkan nyawanya saat hendak dibunuh Morgana. Morgana yang kemampuan sihirnya makin kuat terus meneror Camelot. Ia menculik Guinevere dan menawannya di sebuah menara.Β  Guinevere berhasil diselamatkna namun adiknya sendiri, Elyan harus mati akibat pedang yang disihir Morgana. Ternyata, Morgana juga telah menyihir Guinevere untuk mengkhianati Arthur. Hal tersebut disadari oleh Merlin dan Gaius. Guinevere berhasil lepas dari mantra Morgana dengan bantuan Merlin yang menyamar. Ramalan yang pernah dilihat Merlin lambat laun mulai menajdi kenyataan. Mordred yang awalnya bersekutu dengan Arthur pergi dari Camelot akibat keputusannya mengeksekusi druid wanita dan bergabung dengan Morgana. Mordred pun memberi tahu Morgana bahwa Emrys yang diramalkan akan membunuh Morgana adalah Merlin. Arthur pun bertekad mengakhiri perang dengan Morgana dengan perang besar di Camlann. Merlin sangat ketakutan karena mengiria ramalan Arthur akan mati di Camlann karena Mordred akan terjadi. Morgana yang mengetahui bahwa Merlin memiliki kemampuan sihir yang hebat menghilangkan kemampuan sihir Merlin. Akan tetapi, merlin mendapatkan kekuatan sihirnya kembali di Gua Kristal, tempat dimana sihir pertama kali dimulai. Merlin kembali ke Camlann dan membantu pasukan Camelot yang kalah jumlah. Dengan kekuatan sihirnya, ia berhasil menyingkirkan pasukan Morgana dan Mordred. Namun, Mordred mendatangi Arthur dan menantang bertarung. Arthur berhasil membunuh Mordred tetapi ia juga berhasil menusuk Arthur. Camelot memenangkan pertempuran tersebut. Sayangnya, pedang yang digunakan Mordred untuk menusuk Arthur telah ditempa oleh nafas naga. Tusukan pedang tersebut akan membuat Arthur. Morgana yang menghalangi perjanan Arthur dan Merlin untuk menyembuhkan Arthur dibunuh oleh Merlin dengan pedang Excalibur. Ternyata, Arthur juga tewas karena pedang Mordred telah sampai ke jantungnya. Merlin meminta Lord Dragon untuk menghidupkan Arthur kembali tetapi ia tidak bisa dan berkata suatu saat Arthur akan bangkit saat ia dibutuhkan. Guinevere mengambil alih takhta Camelot. Di akhir cerita, Merlin yang hidup abadi tetap setia menjaga makam Arthur karena ia percaya bahwa Arhut suatu saat akan bangkit kembali.

Kelima season Merlin di atas telah banyak memenangkan para pemerannya beberapa penghargaan. Serial ini juga melambungkan nama para pemainnya karena sebagian besar dari mereka merupakan pendatang baru. Sejujurnya, saya sangat menyukai serial ini karena penggambaran cerita yang sangat menarik, tidak monoton, dan terkesan berbeda dari visualisasi legenda Arthur sebelum-sebelumnya. Walaupun sudah tamat dan tidak tayang, saya menyarankan para pembaca yang menyukai legenda Arthur untuk menonton serial TV ini apabila belum menontonnya. πŸ™‚

Untuk membaca sinopsis per episode dengan lengkap silahkan kunjungi: http://en.wikipedia.org/wiki/Merlin_%28TV_series%29

Advertisements